Kenanglah kedua orang tua anda. Biasanya, disaat orang tua kita masih hidup, tidak mudah bagi kita untuk menghargai kasih sayang mereka. Padahal mereka menebar cinta mereka dalam setiap desah nafas, gerak bibir dan ayunan langkah mereka. Tak ada yang mereka pikirkan begitu penting selain keluarga mereka, anak cucu mereka, penerus keberlangsungan karya mereka didunia ini. Bahkan dalam amarah, kekecewaan dan kesedihan mereka selimuti dengan kasih sayang.
Bagi kita, ini mungkin nasehat tua yang sudah terlalu sering kita dengar. Namun, tak pernah usang, karena orang tua selalu dilahirkan jaman. Mengenang orangtua sebenarnya mengenang keberadaan diri kita sendiri. Kita terlahir dari sebuah kasih sayang , kita tumbuh dalam naungan kasih sayang, kitapun ditinggalkan dengan lambaian kasih sayang. Memang tak ada yang terlambat, namun sebelumm hati terdalam anda menyesal, kasihilah orang tua anda. Bagi mereka, balasan ini jauh lebih berharga dari apapun yang pernah diperolehnya. Bagi mereka, itulah bekal sebaik-baiknya untuk menikmati usia senja mereka.
Bagi kita, ini mungkin nasehat tua yang sudah terlalu sering kita dengar. Namun, tak pernah usang, karena orang tua selalu dilahirkan jaman. Mengenang orangtua sebenarnya mengenang keberadaan diri kita sendiri. Kita terlahir dari sebuah kasih sayang , kita tumbuh dalam naungan kasih sayang, kitapun ditinggalkan dengan lambaian kasih sayang. Memang tak ada yang terlambat, namun sebelumm hati terdalam anda menyesal, kasihilah orang tua anda. Bagi mereka, balasan ini jauh lebih berharga dari apapun yang pernah diperolehnya. Bagi mereka, itulah bekal sebaik-baiknya untuk menikmati usia senja mereka.
Labels:
Ibu


